2 Januari 2011

PENJUALAN TIKET AFF CUP BERANTAKAN!!


 Sangat disayangkan panitia belum memperbaiki kinerja pelayanan penjualan tiket kepada para pendukung timnas, panitia tidak menghargai antusiasme pendukung timnas. Semestinya PSSI belajar dari masalah penjualan tiket sebelumnya. sungguh sangat mengecewakan!!
Para pendukung yang membludak tidak di imbangi dengan peningkatan pelayanan, Kericuhan masih saja terjadi.



Besarnya animo masyarakat buat mendukung timnas indonesia berlaga membuat tiket lekas habis terjual. Namun menejemen PSSI yang begitu buruknya membuat sejumlah orang kecewa, dan berujung ricuh, calo marak dimana-mana, PSSI sendiri tampak pasrah dengan fenomena calo ini dan tidak berniat untuk melakukan upaya tertentu buat mengurangi jumlahnya.

Seperti tidak pernah belajar dari pengalaman, manajemen penjualan tiketpun tidak juga diperbaiki.
Dengan cuma ada satu meja yang melayani penjualan dan para pengantre cuma dibagi jadi dua lajur, maka waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan tiket pun jadi lama, Para calon suporter juga harus rela tidur di sekitar GBK demi mendapatkan tiket.
Meski melayani penjualan tiket online, kesulitannya pun sama saja. Mereka harus menukarkan bukti pembelian dengan tiket di kawasan SU GBK. Masih sedikit untung, ada dua loket untuk melayani mereka, satu di pintu I dan satu lagi di pintu X.

Saya menilai, PSSI seperti kehabisan ide untuk mengatasi kericuhan di depan loket. Belum ada kesungguhan untuk menghargai dan memberikan servis kepada para calon penonton. Padahal bisa saja dengan memperbanyak loket penjualan, sehingga tidak berdesak-desakan,
bandingkan kondisi penjualan tiket di Indonesia dengan di Malaysia. Di sana penjualan tiket bisa berlangsung tertib tanpa perlu rusuh. Padahal warga Malaysia pun cukup antusias melihat tim Harimau Malaya bertanding.
Harga tiketnya pun jauh berbeda di indonesia jauh lebih mahal, yang jadi pertanyaan untuk apa keuntungan sebanyak itu?? indonesia tidak akan bisa maju jika masyarakatnya sperti yg ada di dalam PSSI.

0 komentar:

Posting Komentar